Tuesday, May 6, 2014

KISAH LUKMANUL HAKIM MENGAJAR ANAKNYA

Pernah suatu ketika, Lukmanul Hakim mengajak anaknya berjalan ke pasar. Beliau mengenderai seekor keldai sementara anaknya berjalan kaki menuntun keldai tersebut. Ketika melewati suatu tempat, ia mendengar pembicaraan orang: “Lihat orang tua itu, benar-benar tidak memiliki rasa kasih sayang, anaknya yang kecil dibiarkan berjalan kaki sedangkan dia bersenang-senang menunggang keldai.”

“Wahai anakku, dengarkah engkau apa yang mereka perkatakan itu?” tanya Lukmanul Hakim kepada anaknya. “Dengar ayah,” jawab anaknya sambil mengangguk-anggukkan kepalanya. “Sekarang engkau naiklah ke atas keldai ini, biar ayah yang menuntunnya,” katanya sambil mengangkat anaknya ke atas keldai, lalu mereka meneruskan perjalanan.

Tidak berapa lama kemudian ketika melewati sekelompok orang, “Lihatlah betapa anak yang tidak pandai mengenang budi ayahnya yang sudah tua, disuruhnya ayahnya menuntun keldai sedangkan dia yang masih muda menunggangnya, sungguh tidak patut,” kata orang-orang tersebut.

“Dengarkah engkau apa yang mereka perkatakan?” tanya Lukmanul Hakim kepada anaknya. Anaknya mengiyakan pertanyaannya itu. “Sekarang engkau turun dari keldai ini dan kita sama-sama berjalan kaki,” kata Lukmanul Hakim. Anaknya segera turun dari keldai lalu berjalan bersama beriringan dengan ayahnya menuntun keldai.

Sejurus kemudian mereka bertemu pula dengan sekelompok orang lain. “Alangkah bodohnya orang yang menarik keldai itu. Keldai untuk dikenderai dan dibebani dengan barang-barang, bukan untuk dituntun seperti lembu dan kambing,” kata mereka.

“Dengarkah engkau apa kata mereka?” tanya Lukmanul Hakim kepada anaknya lagi. “Dengar, ayah,” jawab anaknya. Lukmanul Hakim berkata: “Kalau begitu marilah kita berdua naik ke atas punggung keldai ini.”

Tidak berapa lama setelah itu mereka mendengar sekelompok orang yang lain yang mereka lewati “Sungguh tidak bertimbang rasa mereka ini, keldai yang kecil ditunggangi berdua!” kata mereka.

Lukmanul Hakim lalu bertanya kepada anaknya, “Apakah engkau dengar apa yang mereka katakan?” Jawab anaknya: “Ya ayah, saya dengar.” “Kalau begitu marilah kita pikul keldai ini,” kata Lukmanul Hakim.

Dengan bersusah payah mengikat keempat-empat kakinya, akhirnya mereka mampu mengangkat keldai itu. Dan dalam keadaan demikian itu mereka mulai berjalan dengan beban memikul seekor keldai.

Ketika sejumlah orang melihat mereka berdua memikul seekor keldai, mereka ketawa terbahak-bahak. “Ha! Ha! Ha! Lihatlah orang gila memikul keldai!

“Dengarkah engkau apa yang mereka katakan?” dia bertanya kepada anaknya lagi. “Dengar ayah,” jawab anaknya. Mereka lalu meletakkan keldai itu ke tanah.

Lukmanul Hakim pun kemudian menjelaskan hikmah di sebalik peristiwa tadi: “Anakku, begitulah sifat manusia. WALAU APAPUN YANG ENGKAU LAKUKAN, ENGKAU TAK AKAN TERLEPAS DARI PERHATIAN DAN PANDANGAN MEREKA. Tidak menjadi soal apakah tanggapan dan sikap mereka benar atau salah, mereka tetap akan mengatakannya.”

Ingatlah anakku BILA ENGKAU TELAH BERTEMU KEBENARAN, JANGANLAH ENGKAU BERUBAH HATI HANYA KERANA MENDENGAR KATA-KATA ORANG LAIN. YAKINLAH PADA DIRI SENDIRI DAN GANTUNGKAN HARAPANMU KEPADA ALLAH.”

Firman Allah SWT: "Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu. Dan (juga) kamu sungguh-sungguh akan mendengar dari orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan dari orang-orang yang mempersekutukan Allah, gangguan yang banyak yang menyakitkan hati. Jika kamu bersabar dan bertakwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan." (QS Ali Imran: 186)

Lukmanul Hakim juga pernah berwasiat kepada anaknya sebelum beliau meninggalkan dunia yang fana ini. “Wahai anakku, janganlah engkau makan kecuali makanan yang sedap sahaja, perbanyakkanlah kahwin serta bangunkan rumah di seluruh pelosok bumi ini.” Anaknya seolah-olah tidak percaya dengan wasiat ayahnya itu. Tetapi mungkin juga ada sesuatu di balik kata-kata itu, fikirnya.

Setelah ayahnya selesai dikebumikan, dia bertemu dengan seorang teman dekat ayahnya, lalu meminta penjelasan tentang kata-kata wasiat ayahnya itu.

“Ayahmu memang benar,” kata teman ayahnya. Dia semakin bingung dengan jawapan itu lalu bertanya, ”Apakah maksud pakcik?” “Wasiat ayahmu yang pertama ertinya janganlah engkau makan kecuali apabila telah benar-benar lapar, kerana apabila engkau sudah terlalu lapar engkau akan merasa makanan yang engkau makan itu begitu enak, lazat dan engkau akan bersyukur dengannya.”

Tentang wasiat ayahmu yang kedua, hendaklah kamu selalu berkelana, kerana apabila engkau bertemu lagi dengan isterimu setelah lama terpisah, engkau akan merasa seperti baru kahwin lagi."

"Sedangkan wasiatnya yang ketiga, yang menyuruh engkau membangunkan sebanyak-banyaknya rumah ertinya, carilah sahabat sebanyak mungkin. Apabila engkau telah bersahabat dengan seseorang maka rumahnya akan menjadi seperti rumahmu sendiri dan rumahmu juga sudah seperti rumahnya.”

Setelah mendengar penjelasan itu barulah dia faham maksud yang sebenarnya dari kata-kata ayahnya yang pada mulanya dianggap aneh itu.
http://tigosotigo.blogspot.com/2010/03/kisah-lukmanul-hakim-mengajar-anaknya.html

Saturday, May 3, 2014

Tumbangkan Fiorentina, Napoli Juara ke 5 kalinya Coppa Italia

Lorenzo Insigne merayakan golnya ke gawang Fiorentina dalam pertandingan final Coppa Italia di Stadion Olimpico [Reuters/Giampiero ...
Suara.com - Berlaga di partai puncak Coppa Italia, Napoli berhasil meraih gelar Coppa ke-5. Gelar tersebut diraih pasukan Rafael Benitez setelah menekuk Fiorentina dalam laga yang berlangsung di Stadion Olimpico, Roma, dengan skor 3-1.
Bermain cepat sejak kick-off tidak dibutuhkan waktu lama bagi Napoli untuk mengungguli Fiorentina. Laga baru berjalan 11 menit, tim asuhan Rafael Benitez sukses mengubah papan skor.
Di saat mulai menekan, Fiorentina justru kecolongan. Berawal dari skema serangan balik cepat, Insigne yang lolos dari kawalan berhasil menjebol gawang Neto. Napoli memimpin 1-0.
Enam menit berselang, gawang Neto kembali bergetar. Insigne mencetak gol keduanya sekaligus menggandakan keunggulan Napoli menjadi 2-0.
Tertinggal dua gol, La Viola mencoba mengejar. Upaya tersebut berbuah manis di menit 28. Memanfaatkan umpan terukur Ilicic, Juan Vargas yang lolos dari jebakan off-side berhasil menundukkan Reina. Skor berubah 2-1.
Di sisa waktu babak pertama, kedua tim terlihat bermain imbang. Meski beberapa kali bertukar serangan, hingga turun minum skor 2-1 untuk keunggulan Napoli tidak berubah.
Di babak kedua, kedua tim terlihat sama kuat dalam perebutan bola di lini tengah. Upaya menerobos lini pertahanan masing-masing tim kerap menemui kegagalan.
Memasuki menit 71, ancaman serius terjadi di lini pertahanan Napoli setelah Matias Fernandez melepaskan tendangan keras dari garis kotak penalti. Beruntung, bola masih mampu ditepis oleh Reina.
Tiga menit berselang, Goran Pandev yang masuk menggantikan Higuain mendapat peluang pertamanya. Tinggal berhadap-hadapan dengan penjaga gawang, Pandev gagal memanfaatkan peluang. Sepakannya masih terbaca Neto.
Di menit 80, Napoli harus bermain dengan 10 pemain setelah Gokhan Inler menerima kartu merah usai melanggar Ilicic dari belakang.
Ilicic mendapat peluang emas untuk menyamakan kedudukan di menit 84. Menerima umpan terukur dari Matri, Ilicic yang tinggal berhadapan dengan Reina gagal memanfaatkan kesempatan setelah sepakannya melebar.
Memasuki masa injuri, justru Napoli yang kembali memperlebar jarak. Dries Mertens mencatatkan namanya di papan skor sekaligus mengunci kemenangan Napoli 3-1.
Susunan pemain
Napoli (4-2-3-1): Reina, Henrique, Fernandez, Raul Albiol, Ghoulam, Jorginho, Inler, Insigne, Hamsik, Callejon, Higuain.
Cadangan: Colombo, Dublas, Revelliere, Britos, Maggio, Zuniga, Mesto, Dzemaili, Behrami, Mertens, Pandev, Zapata.
Fiorentina(4-5-1): Neto, Tomovic, Gonzalo Rodriguez, Savic, Pasqual, Joaquin, Pizarro, Aquilani, Borja Valero, Vargas, Ilicic.
Cadangan: Rosati, Diakite, Compper, Bakic, Fernandez, Ambrosini, Wolski, Anderson, Matos, Matri, Rossi.

Sunday, April 13, 2014

Portal Suara.Com Gema Berita Tercepat

Salah satu portal berita digital online yang baru saja saya ketahui keberadaannya adalah suara.com memuat berbagai informasi menarik untuk di baca. Dalam hal kecepatan update berita sudah saya buktikan sendiri malam ini saat berakhirnya Moto GP langsung di muat dalam tulisan Marc Marquez Juara GP Austin.

Berbagai kanal berita yang dipublikasikan oleh suara.com termasuk kanal Bola yang melaporkan berbagai informasi sepakbola terkini seperti liga Champions, liga Italia, liga Spanyol dan sepakbola dunia lainnya termasuk daftar update klasemen yang akurat. Penyajian informasi bola juga berlangsung cepat seperti laporan salah satu pertandingan liga Italia yang baru saja selesai dan dapat anda baca di Tundukkan Catania, Milan Merangsek ke Papan Tengah.

Kanal News merangkum berbagai informasi terkini dari berbagai halaman seperti International, Metropolitan, Politik, Olah Raga yang disatukan dalam satu space sehingga saya langsung tahu info up to date. Suara.com memang layak untuk dijadikan kanal News sebagai halaman bookmark di browser saya dan anda. Bahkan situs ini bisa diakses melalui ponsel saya.

Kehadiran portal berita online terbaru ini tentunya akan menambah pengetahuan bagi para pembaca, terutama informasi menarik di kanal lifestyle yang mengulas tentang kesehatan, makanan, travel dan yang paling menarik tentang hubungan sex antara pria wanita.

Mengenai bahasa yang digunakan oleh para jurnalis suara.com sudah memenuhi kriteria junalistik, ringkas, padat dan langsung ke inti berita. Selamat membaca.

Khusus untuk redaksi suara.com, saya mempunyai beberapa kritik dan saran sbb :
1. Untuk kanal News, yang memuat sub Internasional, Metropolitan, Nasional, Sport saya mengharapkan ada beberapa penambahan misalnya ulasan tentang kerajinan rakyat. Hal ini tentunya berguna bagi pembaca yang ingin belajar tentang kerajinan rakyat dari suatu daerah kemudian mencoba menerapkannya di daerah sendiri.
2. Kanal Bola, Saya menyarankan segera menambah sub yang mengulas piala dunia yang tidak lama lagi. Ulasan tentang profil team dan pemain yang bertanding di Piala Dunia tentunya sangat mendesak sehingga pembaca tidak perlu membuka situs lain jika ingin mengetahui informasi tersebut. Sumber profil pemain sangat mudah didapat terutama dari situs resmi FIFA.


Tagline: “Gema Berita Tercepat”




Sunday, December 1, 2013

Cari Link Download Film Tenggelamnya Kapal VanDer Wijck

Wah... tengah malam gini dapat sms cewek minta download film Tenggelamnya Kapal VanDer Wijck, film Indonesia terbaru ini adalah Sebuah Film Drama Sejarah "Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck" tentang Kapal Van Der Wijck di tahun 1930. Film yg dibintangi Herjunot Ali, Pevita Pearce dan Reza Rahadian ini akan rilis dan tayang di Bioskop 2013 Indonesia.

Setelah cari di googling beberapa menit dapat info kalau film ini belum dirilis di Bioskop haha... ngakak 1000x. Asyik juga punya teman cewek yang gemar mecari-cari film terbaru haa.... dari yang saya kutip sinopsis film ini sbb :

Nusantara 1930. Dari tanah kelahirannya, Makasar, Zainuddin berlayar menuju tanah kelahiran ayahnya di Batipuh, Padang Panjang. Di sana ia bertemu Hayati. Kedua muda-mudi itu jatuh cinta. Tapi, adat menghalangi. Zainuddin hanya seorang melarat tak berbangsa, sementara Hayati perempuan Minang keturunan bangsawan.
Lamaran Zainuddin ditolak keluarga Hayati. Hayati dipaksa menikah dengan Aziz, laki-laki kaya berbangsa yang memang ingin menyuntingnya. Zainuddin memutuskan merantau ke tanah Jawa. Zainudin bekerja keras dan menjadi penulis terkenal.
Dalam sebuah pertunjukan opera, Zainuddin kembali bertemu Hayati bersama Aziz, suaminya. Kisah cinta Zainuddin dan Hayati menemui ujian terberatnya dalam sebuah tragedi pelayaran kapal Van Der Wijck.

Bagaimana ada link downloadnya kalau info yang saya dapat dr option radar blog sbb :
Tayang Bioskop: 19 Desember 2013
* Genre: Drama Sejarah
* Sutradara: Sunil Soraya
* Produser: Ram Soraya, Sunil Soraya
* Produksi: PT. Soraya Intercine Films
* Official site: www.sorayafilms.com
* Runing: 165 minutes
* Rating: R
* Pemain:
- Herjunot Ali
- Pevita Pearce
- Reza Rahadian
- Randy Nidji
- Gesya Shandy
- Arzeti Bilbina
- Kevin Andrean
- Jajang C

Oke deh... judulnya cari link, jadi saya juga belum dapat dan masih mencarinya .... sedikit bodoh ... terimakasih kunjungannya dan kalau kalau tamu ada singgah lagi info ke komentar ya linknya ...

Thursday, November 28, 2013

Diskon Black Friday/ Cyber Monday dari NameCheap Coupon

Tak terasa sudah lama juga saya tidak update blog yang sederhana ini, maklum ada kesibukan. Postingan kali ini kembali saya akan membahas kupon diskon yang diberikan oleh namecheap pada hari Black Friday dan Cyber Monday.

Saya sendiri tidak mengerti apa keistimewaan hari ini, tapi yang pasti kita bisa memanfaatkan diskon yang diberikan oleh beberapa provider, tahun lalu saya dapat membeli domain seharga 1,99 dolar saja. Promo ini dimulai tanggal 29 November dan 2 Desember 2013, bagi anda yang punya stok dana di paypal bisa melacak domain special sesuai keinginan anda.

Syarat berlakunya diskon anda harus memasukkan kode kupon yang diberikan pada saat check out, kemungkinan kupon ini akan diberikan terbatas kepada setiap member name cheap. Sebaiknya cari dulu domain dengan nama yang cocok sehingga pada saat jam berlakunya promo terbatas ini anda tidak akan kehilangan waktu.

Tahun yang lalu setiap kode kupon hanya diberikan kepada 1000 orang pertama atau lebih, tergantung jenis kupon yang diberikan nama domain, who is guard dan hosting. Promo akan dimulai pada pukul 12.00AM EST berarti selisih sekitar 12 jam kemudian untuk WIB.

Selamat menunggu...

Segera Klik Banner
Namecheap.com - Cheap domain name registration, renewal and transfers - Free SSL Certificates - Web Hosting

Sunday, September 22, 2013

Indonesia Juara Piala AFF U-19 2013

SIDOARJO – Mimpi Indonesia menjadi juara akhirnya terwujud usai memenangi final AFF Cup 2013 dengan mengalahkan Vietnam lewat drama adu penalti yang berakhir dengan 7-6 untuk keunggulan Garuda Muda di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (22/9/2013) malam WIB.

Setelah bermain 120 menit, tidak ada gol tercipta dari kedua hingga pertandingan harus diusdahi melalui tos-tosan atau drama adu penalti. Ilham Udin yang menjadi algojo pamungkas mampu menuntaskan tugasnya dengan sempurna sekaligus menyudahi dahaga gelar Merah Putih turnamen internasional.

Jalannya pertandingan

Sejak peluit kick-off dibunyikan, baik Indonesia maupun Vietnam berupaya membongkar pertahanan lawan. Vietnam mencoba memainkan umpan-umpan pendek untuk masuk ke pertahanan Garuda Muda.

Sementara serangan Indonesia terlihat belum maksi mal pada 15 menit babak pertama. Rapatnya barisan lini belakang Vietnam sulit ditembus Evan Dimas cs.

Beberapa kali serangan dari kaki Ilham Udin dan Evan Dimas mentah di kaki para bek Vietnam, dan dengan cepat mereka melakukan serangan balik. Pada menit ke-27, sepakan Nguyen C Phuong masih bisa diamankan oleh kiper Indonesia, Ravi Murdianto.

Para pemain Vietnam bermain dengan tempo cepat, dan kerapkali lini belakang Indonesia kewalahan menghadapinya. Peluang berbahaya kembali di diapat Vietnam pada menit ke-36, tapi Ravi mampu menepis bola hingga hanya menghasilkan sepak pojok.

Meski Indonesia sedikit lebih banyak dalam penguasaan bola, tapi serangan Vietnam terlihat lebih berbahaya. Hingga babak pertama berakhir, skor 0-0 belum berubah.

Babak kedua

Tim asuhan Indra Sjafri mencoba mengubah gaya permainan mereka memasuki babak kedua, tapi pertahanan Vietnam berlapis. Malah gawang Indonesia nyaris kebobolan pada menit ke-51 lewat tendangan bebas Nguyen Phuong, beruntung bola masih ditepis Ravi.

Indonesia mendapat peluang melalui Evan Dimas pada menit ke-55 memanfaatkan blunder pemain belakang Vietnam tapi bola masih melambung. Semenit kemudian, giliran sepakan spekulasi Zulfiandi yang tidak menemui target.

Vietnam kembali menekan pertahanan Indonesia, sebuah tendangan dari Van Tanh masih bisa dibendung oleh Ravi, yang malam ini tampil cukup gemilang. Indonesia membalas pada menit ke-68, usai melakukan penetrasi, Maldini mengirim umpan mendatar, sayang Ilham Udin berdiri di posisi yang tidak tepat untuk menyambar bola.

Perlahan, Indonesia mulai mendominasi permainan, tekanan terus dilancarkan oleh Evan Dimas cs melalui berbagai sisi. Tapi sekali lagi, lini belakang Vietnam bermain disiplin, sepakan Ilham Udin pada menit ke-78 masih bisa diblok bek mereka. Kemudian, tendangan bebas oleh Zulfiandi masih melambung di atas mistar gawang Vietnam yang dikawal Truong.

Sepakan keras Maldini pada menit ke-88 juga masih bisa diblok para pemain belakang Vietnam. Hingga babak kedua usai, belum ada gol yang tercipta dalam laga ini sehingga harus dilanjutkan melalui perpanjangan waktu.

Perpanjangan waktu

Indonesia langsung menekan ke pertahanan Vietnam, tapi kembali dimentahkan pemain belakang The Red Warriors –julukan Vietnam. Para pemain Vietnam sendiri lebih banyak menunggu saat yang tepat untuk melakukan serangan balik ke pertahanan Garuda Muda.

Tendangan bebas didapat Indonesia pada menit ke-102, sayang sepakan dari Evan Dimas masih melambung di atas mistar gawang Vietnam. Sampai 15 menit pertama perpanjangan waktu, skor masih 0-0.

Kondisi kelelahan terlihat dari kedua tim, tempo permainan menurun. Indonesia bermain lebih menekan, namun belum ada serangan yang berbahaya. Vietnam yang belakangan lebih mengandalkan serangan balik juga gagal mencetak gol.

Peluang diperoleh Vietnam pada menit ke-114 dari Nguyen Anh, tapi sepakannya masih menyamping karena membentur bek Indonesia. Indonesia membalas lewat Maldini pada menit ke-118, sayang tendangan kaki kirinya terlalu lemah dan bisa ditangkap kiper Vietnam. Hingga 120 menit selesai, masih belum juga tercipta gol. Pertandingan dilanjutkan dengan adu penalti.

Di babak adu penalti, Indonesia sempat dibuat cemas ketika tendangan sang kapten Evan Dimas dan Zulfiandi gagal, dan membuat Indonesia berada dalam posisi tertekan. Namun, Ravi Murdianto melakukan aksi ciamik dengan mementahkan tembakan penendang kedua dan keempat Vietnam dan membuat kedudukan kembali sama kuat. Dan pada penendang terakhirnya Vietnam gagal, sementara eksekutor kedelapan Indonesia, Ilham Udin Armaiyn jadi pahlawan dengan golnya. Menang 7-6, Indonesia akhirnya mengukir sejarah dengan jadi juara untuk kali pertama sejak AFF U-19 digulirkan pada 2002. Selamat Garuda Muda!!



Adu penalti Indonesia vs Vietnam

Vietnam: Gol, gagal, gol, gagal, gol, gol, gol, gol, gagal = 6

Indonesia: Gol, gagal, gagal, gol, gol, gol, gol, gol, gol = 7

Susunan line up kedua tim:

Indonesia: Ravi Murdianto, Putu Gede, Shahrul, Hansamu, Fathur, Zulfiandi, Hargianto, Evan Dimas (C), Dinan, Ilham, Mukhlis

Vietnam: Truong, Song,Dong Trieu, Van Khanh, Nguyen Phong, Nguyen Anh, Duc Huy,Van Tanh, Xuan Troang (C), Nguyen C Phuong, Nguyen Van Toan
Okezone

Saturday, August 31, 2013

RI Tempatkan 8 Helikopter Apache di Laut China Selatan

JAKARTA - Kementerian Pertahanan RI telah menandatangani kesepakatan pembelian delapan helikopter serang jenis Apache AH-64E dari Amerika Serikat (AS). Nantinya, helikopter serang tersebut akan ditempatkan di Laut China Selatan.

Hal tersebut diuatarakan Menhan Poernomo Yusgiantoro usai pelantikan Panglima TNI dan KSAD di Istana Negara.
“Agar tahu saja, bahwa kita akan tempatkan (helikopter Apache) di Laut China Selatan,” kata Poernomo, di Istana Negara, Jumat (30/8/2013).

Poernomo menegaskan, pembelian helikopter tempur tersebut, sebagai upaya menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dia pun menampik helikoper buatan Amerika itu akan ditempatkan di Papua.

“Oh enggak, itu bukan untuk Papua, itu untuk Indonesia. Itu (helikpoter) untuk menjaga kedaulatan kita,” jelas Poernomo.

Sekedar diketahui,  pemerintah membeli delapan helikopter AH-64 Apache tersebut senilai US$600 juta atau Rp6,4 triliun. Diharapkan pada Oktober 2014,  helikopter lengkap dengan senjata dan spare partnya mulai tiba di Indonesia secara bertahap.

Laut China Selatan sendiri menjadi rebutan antara beberapa negara anggota ASEAN dengan China dan Taiwan. Wilayah tersebut dikabarkan kaya akan sumber daya alam serta dinilai strategis.

Indonesia tidak memiliki klaim apapun atas Laut China Selatan. Negara ASEAN yang turut mengklaim wilayah ini antara lain, Filipina, Singapura, Vietnam, Kamboja, Malaysia, dan Brunei Darussalam. (faj) okezone