Showing posts with label Animals. Show all posts
Showing posts with label Animals. Show all posts

Friday, November 2, 2012

Jenis-Jenis Burung Lovebird dan Penyebarannya

BURUNG LOVEBIRD
Scientific classification
Kingdom:
Animalia
Phylum:
Chordata
Class:
Aves
Order:
Psittaciformes
Family:
Psittacidae
Subfamily:
Psittacinae
Tribe:
Psittaculini
Genus: Agapornis


1. Lovebird kepala abu-abu / lovebird madagaskar (Agapornis cana)
Lovebird madagascar (sumber foto parrotparrot.com)
Ukuran tubuh panjang 14 cm, berat 25-28 gram.
Burung lovebird madagaskar jantan: Bulu tubuh umumnya berwarna hijau, hijau terang pada tunggirnya dan lebih kekuningan di bagian bawahnya; kepala, leher dan dada berwarna abu-abu; di bawah sayap berwarna hitam; bulu ekor berwarna hijau; paruh berwarna abu-abu muda; iris berwarna cokelat tua; kaki abu-abu.

Burung lovebird madagaskar betina: Bulu kepala, leher, dada, di bawah sayap berwarna hijau.
Burung lovebird madagaskar muda: Bulu berwarna seperti dewasa, tetapi bulu burung jantan berwarna kehijauan pada tengkuknya (beberapa jantan memiliki bulu kepala dan dada berwarna hijau); paruh berwarna kuning dan terdapat bercak   hitam pada pangkal paruh bagian atas.
Anak jenis:   A.c cana dan A.c ablectanea
Penyebaran lovebird madagaskar: Madagaskar
Burung lovebird madagaskar merupakan jenis burung lovebird yang langka dan bukan merupakan jenis yang benyak ditangkarkan. Lovebird jantan dan betina dapat dengan mudah dibedakan dfari warna bulunya. Pada lovebird jantan bulu di kepala dan dada berwarna abu-abu pucat, sedangkan pada lovebird betina hampir seluruhnya berwrana hijau muda.

2. Lovebird “muka merah” (Agapornis pullaria)
Agapornis pullaria jantan kri dan betina kanan (africanlovebirdsociety.com)
Ukuran tubuh panjang 15 cm, berat 43   gram.
Burung lovebird muka merah jantan: Bulu tubuh umumnya berwarna hijau, sedikit lebih kekuning-kuningan di bagian bawahnya; dahi dan muka berwarna merah orange; tunggir berwarna biru terang; bulu di bawah sayap berwarna hitam; ekor berwarna hijau; paruh berwarna merah oranye; iris berwarna cokelat tua; kaki abu-abu.
Burung lovebird warna merah betina: Dahi dan mukanya lebih berwarna oranye dibanding merah, di bawah sayap berwarna hijau.
Burung lovebird warna merah muda: Dahi dan muka berwarna kuning; bulu di bawah sayap berwarna hitam pada jantan dan bewarna hijau pada betina; paruh berwarna coklat kemerahan dan terdapat bercak hitam dekat pangkal paruh bagian atas.
Anak jenis:   A.p. pullaria dan A.p. ugandae
Penyebaran lovebird muka merah: Afrika Tengah dan Afrrika Barat Tengah
Lovebird jenis ini sukar berkembang biak di penangkaran. Burung jantan dan betina dapat dibedakan dari warna bulu di bawah sayap. Bulu burung betina seluruhnya berwarna hijau, sedangkan bulu jantan di bagian bawah berwarna hitam.

3. Lovebird “sayap hitam” /lovebird abisinia (Agapornis taranta).
Ukuran tubuh panjang 15-16,5 cm, berat 55-65 gram.
Burung lovebird abisinia jantan: Bulu tubuh umumnya berwarna hijau, sedikit lebih kekuning-kuningan di bagian bawahnya; dahi, lorus dan lingkaran mata berwarna merah; bulu terbang berwarna hitam; bulu di bawah sayap berwarna hitam; ekor berwarna hijau; paruh berwarna merah merjan tua; iris berwarna cokelat gelap; kaki abu-abu.
Burung lovebird abisinia betina: Bulu tubuh umumnya berwarna hijau; bulu di bawah sayap berwarna kehijauan atau kadang-kadang berwarna hitam kecoklatan; lingkaranmata berwarna hijau.
Burung lovebird abisinia muda: Bulu berwarna seperti induk betina; paruh berwarna kuning kecoklatan.
Anak jenis:   A.t taranta dan A.t nana
Penyebaran lovebird abisinia: Dataran tinggi Ethiopia
Burung jantan dan betina sangat mudah dibedakan dari warna bulunya. Bulu burung betina seluruhnya berwarna hijau, sedangkan bulu jantan tedapat warna merah di bagian dahi dan lorus serta lingkar matanya. Warna mutasi lovebird madagaskar adalah cinnamon (coklat kekuningan).

4. Lovebird “kerah hitam” (Agapornis swinderniana)
Ukuran tubuh lovebird “kerah hitam”: Panjang 13 cm, berat 39-41 gram.
Burung lovebird “kerah hitam” dewasa: Bulu umumnya berwarna hijau, sedikit lebih pucat di bagian kepala dan tubuh bagian bawah, tunggir dan bagian punggung berwarna biru, bulu di bagian bawah sayap berwarna hijau, bulu ekor berwarna hijau; kerah hitam yang sempit di bagian tengkuknya, seluruh leher di bagian kerah berwarna kuning dan kadang-kadang dengan sedikit warna yang memudar; paruh berwarna hitam keabu-abuan; iris berwarna kuning; kaki berwarna kuning kehijauan sampai hitam.
Burung lovebird “kerah hitam” muda: Tidak terdapat kerah hitam atau hanya diwakili beberapa bulu hitam di setiap bagian sisi leher; paruh berwarna abu-abu muda dan pada pangkalnya ada bercak hitam; iris berwarna coklat.
Anak jenis lovebird “kerah hitam”: A.s. swinderniana, A.s. zenkeri, dan A.s. emini
Penyebaran lovebird “kerah hitam”: Afrika Barat dan Afrika Tengah.
Burung lovebird “kerah hitam” sulit berkembang biak di penangkaran.

5. Lovebird “muka salem” (Agapornis roseicollis)
Ukuran tubuh panjang 15 cm, berat 46-63 g.
Burung lovebird “muka salem”: Bulu umumnya berwarna hijau, lebih kuning di tubuh bagian bawah, bulu dahi dan di belakang mata berwarna merah, lorus, pipi, kerongkongan dan bagian atas dada berwarna merah muda; tunggir berwarna   biru terang; bulu di bagian bawah sayap berwarna hijau dengan sedikit warna biru, bulu ekor bagian atas berwarna hijau, bagian bawah kebiruan; paruh berwarna kuning gading; iris berwarna cokelat tua; kaki berwarna abu-abu.
Anak jenis:   A.r. roseicollis dan A.r. catumbella.
Penyebaran lovebird abisinia: Afrika Barat Daya.
Jenis lovebird ini umumnya mempunyai bulu yang indah. Di antara jenis lovebird, jenis lovebird muka salem mempunyai suara yang paling keras. Kenis lovebird ini paling mudah dikembangbiakkan.
Dalam penangkaran sebaiknya diperlihara berpasangan karena tidak cocok dipelihara secara berkelompok atau digabungkan dengan jenis burung lain.
Antara burung jantan dan betina relatif sulit dibedakan. Warna mutasinya adalah lovebird albino (bulu putih, mata merah), lovebird lutino (bulu kuning, mata merah), lovebird golden cherry (bulu kuning emas sampai merah muda), lovebird pied (bercak warna), lovebird cinnamon (coklat kekuningan) dan lovebird biru.

6. Lovebird kaca mata fischer   (Agapornis fischeri)
Contoh lain Lovebird Agapornis fischeri (Foto: AfricanLovebirdSociety.com)
Panjang 15 cm, berat 42-58 gram.
Burung lovebird kaca mata fischeri dewasa: Bulu umumnya berwarna hijau, lebih kekuningan pada tubuh bagian bawah; dahi, pipi dan kerongkongan berwarna merah oranye; bulu di bagian kepala lainnya berwarna hijau pudar; bagian atas dada dan kerah sekitar leher berwarna kuning; bagian atas ekor berwarna biru muda; bagioan bawah sayap berwarna biru dan hijau; ekor berwarna hijau; lingkar di sekeliling mata berwarna putih; paruh berwarna merah; iris berwarna cokelat; kaki berwarna abu-abu muda.


Contoh Lovebird Agapornis fischeri (Foto: AfricanLovebirdSociety.com)
Burung lovebird kaca mata fischer muda: Bulu berwarna lebih muda dibandingkan dengan bulu burung dewasa, terutama bulu pada kepala; pada pangkal paruh bagian atas terdapat bercak kecil berwarna hitam.
Penyebaran lovebird kaca mata fischeries: Tanzania.
Lovebird kaca mata fischer termasuk lovebird yang mudah dikembangkan. Antara lovebird jantan dan lovebird betina relatif sulit dibedakan.
Warna mutasi lovebird kaca mata fischer adalah lovebird kaca mata fischer biru dan lovebird kaca mata fischer kuning. Persilangan antara lovebird kaca mata fischer dengan lovebird kaca mata nyasa menghasilkan warna mutasi lutino dan albino.

7. Lovebird kaca mata topeng (Agapornis personata)
Panjang 14,5 cm, berat 43-47 gram.
Burung lovebird kaca mata topeng dewasa: Bulu umumnya berwarna hijau; lebihdahi, lorus, ubun-ubun, dan pipi bagian depan berwarna hitam kecoklatan; bulu di bagian kepala lainnya berwarna kehitam-hitaman pudar; kerongkongan   berwarna oraney kemerahan; bagin atas dada dan kerah di sekeliling leher berwarna kuning; bulu ekor berwarna hijau; lingkar di sekeliling mata berwarna putih; paruh berwarna merah; iris berwarna cokelat; kaki berwarna abu-abu.
Burung lovebird kaca mata topeng yang masih muda: Bulu berwarna lebih muda dibandingkan dengan bulu burung dewasa, terutama pada bagian kepala; pada pangkal paruh bagian atas terdapat bercak kecil berwarna hitam.
Penyebaran lovebird kaca mata topeng: Tanzania Utara dan Tengah.
Lovebird kaca mata topneg termasuk lovebird yang mudah dikembangkan. Antara lovebird jantan dan lovebird betina relatif sulit dibedakan.
Warna mutasi lovebird kaca mata topneg adalah lovebird kaca mata topeng   warna biru.
  
8.   Burung lovebird kacamata nyasa (Agapornis lilianae)
Panjang 13,5 cm, berat 28-37 gram.
Burung lovebird kaca mata nyasa dewasa: Bulu umumnya berwarna hijau, lebih kekuningan pada tubuh bagian bawah dan tunggir; dahi dan kerongkongan berwarna merah oranye dan menjadi warna merah muda kekuning-kuningan pada bagian mahkota, lorus, pipi dan bagian atas dada; bulu ekor berwarna hijau; lingkar di sekeliling mata berwarna putih; paruh berwarna merah tua; iris berwarna cokelat kemerahan tua; kaki berwarna coklat keabu-abuan.
Burung lovebird kaca mata nyasa muda: Bulu pada pipi berwarna kehitaman; pada pangkal paruh bagian atas terdapat bercak kecil berwarna hitam.
Penyebaran lovebird kaca mata nyasa: Tanzania, Zanzobar bagian utara, Malawi bagian timur, dan Moaambik bagian barat laut.
Lovebird kaca mata nyasa dapat dipelihara secara berkelompok. Antara lovebird jantan dan lovebird betina relatif sulit dibedakan.
Warna mutasi lovebird kaca mata nyasa adalah lovebird kaca mata nyasa lutino (lovebird lutino).

9.   Burung lovebird kacamata pipi hitam (Agapornis nigrigenis)
Panjang 13,5 cm, berat 36-52   gram.
Burung lovebird kaca mata pipi hitam dewasa: Bulu umumnya berwarna hijau, lebih kekuningan pada tubuh bagian bawah dan tunggir; dahi dan ubun-ubun depan berwarna coklat kemerahan; ubun-ubun belakang   dan tengkuk berwarna hijau kekuningan   tua; lorus, kerongkongan, dan pipi berwarna hitam kecoklatan, bagian atas dada berwarna merah oranye pucat; ekor berwarna hijau; lingkar di sekeliling mata berwarna putih; paruh berwarna merah tua; iris berwarna cokelat; kaki berwarna coklat keabu-abuan.
Burung lovebird kaca mata pipi hitam muda serupa dengan burung dewasa;   pada pangkal paruh bagian atas terdapat bercak kecil berwarna hitam; iris berwarna cokelat muda.
Penyebaran lovebird kaca mata pipi hitam: Zambia bagian barat daya dan Zimbabwe bagian barat laut.
Lovebird kaca mata pipi hitam   secara umum sulit didapat di pasaran karena burung ini sudah dibatasi untuk tujuan ekspor dari negara asalnya. Burung ini bisa dipelihara secara berkelompok bahkan dicampur dengan burung lain.
Warna mutasi lovebird kaca mata pipi htam adalah lovebird kaca mata pipi hitam kuning (lovebird kuning).
  
REFERENSI
  • omkicau.com
  • ALBS
  • Buku Lovebird oleh Siti Nuramaliati Prijono
 

Wednesday, October 31, 2012

Kelinci Anggora Hias, Peliharaan Imut dan Lucu

Salah satu hewan yang saat ini sedang digemari yaitu Kelinci Anggora, saya juga mulai tertarik untuk memeliharanya. Sebelum membeli kelinci untuk dipelihara sebagai hiasan maupun diternakkan tentu saja kita harus mengetahui dulu tata cara memeliharanya.

Mencari informasi tentang kelinci anggora sangat mudah cuma dengan googling dan pasti akan mendapat banyak referensi tentang binatang ini, sebagai blog yang bertujuan mencari, menyimpan dan membagi segala informasi penting kepada para pengunjung maka saya akan paparkan sedikit tentang hewan ini yang bersumber

Kelinci Angora adalah salah satu jenis kelinci peliharaan tertua, berasal dari Ankara, Turki, yang pertama kali ditemukan dan dibawa oleh pelaut Inggris. Kemudian di bawa ke Perancis tahun 1723. Tahun 1777 Angora menyebar ke Jerman. Tahun 1920 meluas ke negara-negara Eropa Timur, Jepang, Kanada, dan Amerika Serikat. Sampai kini Prancis menjadi pusat peternakan kelinci Angora terbesar yang menghasilkan wool.

Di Indonesia kelinci jenis angora banyak diminati sebagai kelinci hias.


Ada banyak jenis kelinci angora, misalnya French anggora, German anggora, Giant anggora, English anggora, Satin anggora, Chinese anggora, anggora Swiss, Finnish anggora, dsb. Kelinci angora Inggris merupakan keturunan angora Perancis (French angora).

Warna bulunya bervariasi putih, coklat, hitam, hitam putih, agouti, bintik-bintik putih, abu-abu, oranye, dan campuran atau kombinasi dari warna-warna tsb.

Kelinci anggora memiliki ciri bulu yang tebal dan lembut diseluruh bagian permukaan tubuhnya. Selain itu terdapat ciri lain, yaitu adanya bulu yang tumbuh di ujung telinga dan kaki depan, bersamaan dengan bulu panjang yang terdapat di tubuhnya. Kelinci ini memiliki temperamen yang lembut, tetapi tidak cocok untuk orang yang tidak suka menyisiri binatang peliharaannya.

Pada umur dewasa mereka bisa mencapai berat 2,0 kg - 4,0 kg baik jantan maupun betina, dan berumur 5-7 tahun tergantung jenis dari anggoranya. Jumlah anak maksimal dalam satu kali melahirkan sebanyak 6 ekor. Pertumbuhan bulunya yang sangat cepat yakni 2.5 cm per bulan, sehingga harus rajin mencukurnya 6-8 cm setiap tiga bulannya agar bulunya tidak menggumpal.

Perkiraan Harga Burung Hias Di Indonesia

Memelihara burung menjadi hal biasa bagi para penikmat suaranya, bahkan ada yang berani membayar mahal untuk seekor burung yang dicarinya. Walaupun tidak semua orang yang suka burung mampu menyalurkan hobinya karena keterbatasan dana. Oleh karena itu Perkiraan harga burung hias di Indonesia ini bisa menjadi referensi burung apa yang akan kita pelihara. Harga burung tentu saja berbeda di masing-masing daerah sehingga harga yang saya lampikan ini tidak menjamin ketepatan harga pada saat anda membeli di masing-masing pasar di wilayah anda. 

Jalak Putih : Rp. 1.200.000
Jalak Suren Malaysia : Rp 250.000
Anis Kembang dewasa : Rp 400.000 - 500.000
Cipo/ Sirpu anakan : Rp 75.000
Cipo/ sirpu dewasa tangkapan hutan (kondisi belum voer) : Rp 40.000-Rp 50.000
Poksay Impor : 1.200.000 - 1.800.000 (tergantung usia)
Robin Peking/Mandarin : Rp. 3000.000,-
Robin pancawarna : 350.000 - 500.000
Hwamey atau Wambie : 1.500.000-2.000.000
Anis Merah Dewasa : 800.000 - 2.000.000
Cucak Hijau Bakalan ( Belum nopeng) : 250.000 - 350.000
Cucak Hijau Dewasa ( Nopeng tp masih bahan) : 500.000 - 700.000
Cucak Hijau Dewasa (Nopeng sudah jadi) : 900.000 - 1.200.000
Pentet : 45.000 - 300.000
Lovebird Dewasa non klep : 350.000 - 500.000 (tergantung warna)
Lovebird Dewasa kacamata : 500.000 - 800.000
Kenari lokal dewasa : 200.000 - 300.000
Jalak Suren Dewasa : 500.000 - 750.000
Jalak Kebo Dewasa : Rp 75.000 - Rp 100.000
Jalak Nias Dewasa : Rp 100.000 - Rp 200.000
Parkit Sepasang : Rp 80.000 - Rp 100.000
Cucak Jenggot : Rp 100.000 - Rp 400.000
Kutilang : Rp 20.000 - Rp 50.000
Trucukan/Jogjog : Rp 20.000 - Rp 50.000
Gelatik batu : Rp 50.000 - Rp 100.000
Branjangan : Rp 50.000 - Rp 300.000
Tledekan laut : Rp 150.000
Tledekan Gunung : Rp 300.000
Kacer : Rp 300.000 - Rp 700.000
Kacer JaBar tangkapan hutan (Kondisi Blm Voer) : Rp 150.000-Rp 200.000
Kutilang Emas / Sutera : Rp 50.000
Cucak Gunung / Cucak wilis : Rp 40.000 - Rp 50.000
Beo Kalimantan anakan : 500.000
Beo Nias : kosong
Beo Medan : Rp 800.000 - Rp 1.300.000
Decu : Rp 300.000
Ciblek dada kuning dewasa : Rp 75.000 - Rp 250.000
Ciblek dada Putih dewasa : Rp 130.000 - Rp 300.000
Ciblek hasil tangkapan hutan (Kondisi blm voer) : Rp 25.000 - Rp 35.000
Ciblek lolohan : 50.000 - 75.000 /ekor (harus beli sepasang)
Perenjak lolohan : 50.000 / pasang
Kutilang lolohan : 25.000
Kapas Tembak dewasa : Rp 150.000
Jalak Hongkong / Jalak Putih hongkong : Rp 1.500.000

Tuesday, October 30, 2012

Burung Parkit Hiasan Harga Murah Meriah

Kali ini saya bahas tentang burung, kebetulan ada teman yang baru saja kedatangan Parkit yang sesat. Kemungkinan lepas dari empunya soalnya agak jinak tuh burung :)

Burung Parkit merupakan salah satu jenis burung yang cantik dan indah dengan warna bulu nya yang berwarna-warni,hal itu lah yang menyebabkan burung parkit selalu laku di pasaran burung. Keindahan burung parkit bisa anda dapatkan hanya dengan modal murah, dipasar burung ini dijual sekitar Rp.100.000,- per pasang.

Burung ini memiliki sebutan latin yaitu Melopsittacus undulates. Melopsittacus berasal dari bahasa yunani, melos yang artinya nyanyian dan psittacua yang merupakan sebutan bagi kerabat burung betet. Sedangkan undulus dari bahasa latin yang berarti bercorak.

Saat ini banyak penangkaran burung Parkit bermunculan sehingga mampu menjaga kestabilan harga jual burung ini. Bahkan untuk memulai penangkaran Parkit kita bisa memulai dengan 5 pasang burung saja.

Pesona burung parkit memang memukau berbagai kalangan. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, sekedar hobby, klangenan maupun sebagai ladang bisnis. 

Jika tertarik? kita bisa menjadikan usaha penangkaran Parkit atau memelihara sepasang saja untuk menikmati keindahannya.

Sunday, October 28, 2012

Perbedaan Jenis dan Type serta Warna Sugar Glider

Melanjutkan postingan sebelumnya tentang sugar glider, sebelum mengadopsi joey sg sebaiknya kita pelajari jenis-jenis SG yang hidup dan dipelihara oleh para pecinta Sugar Glider. Saya sendiri belum punya, makanya masih mencari-cari type dan jenis yang bagus untuk dikembangkan. Maklum maksudnya saya mau bikin ternakan Sugar Glider hehe... kalau ada rezeki xixiix....

Adapun jenis-jenis Sugar Glider adalah sbb :
1. Sugar Glider Cinamon








----------------------------------------------
2.  Sugar Glider Lions









Kedua type diatas sudah banyak dipelihara di Indonesia, sedangkan yang dibawah ini masih belum ada peternakan/breeder di Indonesia.

3.Sugar Glider White Face
Ciri :
SG Berwajah putih untuk menunjukkan kepada kita dalam menandai wajahnya dan tidak kekurangan garis hitam khas di telinga mereka, membuatnya terlihat seperti topeng putih.




------------------------------------------
4. Sugar Glider Platinum/Platinum Champagne
  
ciri-ciri :
warna abu-abu sangat lembut dan halus, hampir serupa glider leucistic yang telah ditaburi dengan perak. Seringkali kita sulit menandai dari setiap tanda-tanda antara Platinum dan Leucistic




----------------------------------------------------------------------------------------------------

5. Sugar Glider Mosaic 
SG yang ditandai oleh bercak putih di kulit mereka. Sebuah variasi populer adalah mosaik cincin-ekor mosaik Yang Menghasilkan cincin putih dan abu-abu pada ekor.





-------------------------------------------------
6. Sugar Glider Leucistic 
Sugar glider leucistic, juga dikenal sebagai si putih bermata hitam, adalah yang sangat populer untuk warna yang tidak biasa untuk mereka. Leucistics memiliki bulu putih murni tanpa tanda dan mata hitam. Leucistics sangat dicari.





-------------------------------------------
7. SG Black Beuty Grey 
SGlider normal memiliki bulu abu-abu lembut dengan perut pucat dan gelap, noda seperti tanda-tanda di wajah mereka dan sekitar Mata mereka.







--------------------------------------------
8. Banded White Tip
  
Ciri :
Bagian bawah perut berwarna putih..







----------------------------------------------
9. Angelo Creme Ino
  
Ciri :
Hampir mirip Albino, akan tetapi warnanya cream.







----------------------------------------------
10. SG Albino /Red Eye
 Ciri :
Si Mata Merah, sugar glider albino yang rentan terhadap sinar matahari dan sugar glider albino benar-benar kekurangan pigmentasi pada tubuh mereka.







Type yang belum ada di Indonesia juga ada dipelihara, tapi semua hewan ini adalah impor yang didatangkan langsung dari luar negeri dan harganya cukup mahal.

Sekian dan terimakasih untuk referensi gambar dari salah satu breeder

Tuesday, October 23, 2012

Macam Jenis Tupai Terbang Flying Squirrels

Bagi yang mau memelihara tupai terbang Flying Squirrels dapat melihat dulu gambar jenis-jenisnya sbb :
Black Flying Squirrels (Aeromys tephromelas ), tersebar mulai dari Thailand hingga Borneo
--------------------
Hairy-footed Flying Squirrel (Belomys pearsonii), tersebar di Asia Tenggara
---------------------
Namdapha Flying Squirrel (Biswamoyopterus biswasi), tersebar di India
---------------
Hylopetes sp, tersebar di Asia
--------------------
Red And White Giant Flying Squirrel (Petaurista alborufus), tersebar di Asia
----------------
Red Giant Flying Squirrel (Petaurista petaurista), tersebar di Asia Tenggara
-----------------
Siberian Flying Squirrel (Pteromys volans)






Perbedaan Sugar Glider dan Tupai Terbang

Sugar Glider
Hewan sugar glider dan tupai terbang merupakan jenis yang berbeda. Sekilas tampang hewan yang bernama latin Petaurus breviceps ini mirip tupai. Dengan membran kulit yang menghubungkan kaki-kakinya, banyak juga orang yang salah mengiranya sebagai tupai terbang. Membran sugar glider memang bisa dipakai untuk meluncur seperti layaknya tupai terbang.
Cuma, kedua hewan sebenarnya berada di dua kelas yang terpisah. Tupai terbang, dengan berbagai jenisnya, masuk kelas hewan pengerat (rodentia). Adapun sugar glider masuk kelas hewan berkantung (marsupialia) seperti kanguru.

Tubuhnya kecil, hanya sekepalan tangan orang dewasa. Matanya bulat hitam, hidungnya bulat merah. Ekor sepanjang badannya. Yang lebih unik, ada membran kulit di sisi tubuhnya yang menghubungkan kaki-kakinya.

Itulah sugar glider. Saat ini, ‘si peluncur gula’ tengah menjadi hewan peliharaan eksotis yang banyak diminati orang. Tampangnya yang unyu-unyu, serta karakternya yang setia, menarik banyak orang untuk memeliharanya.

Sugar glider memang hanya bisa ditemui di Australia, Papua Nugini, dan Papua. Disebut sugar glider karena ia suka meluncur atau gliding dengan membran kulitnya dari satu pohon ke pohon yang lain untuk mencari makanan yang manis. Di habitat aslinya, bajing gula sangat menggemari nektar atau serbuk sari bunga serta buah-buahan. “Ia kadang juga makan serangga. Sehingga dikategorikan sebagai hewan omnivora,’ ujar July Kadewi, breeder atau pembiak sugar glider.

Merawat dan membiakkan sugar glider memang gampang-gampang susah. Sebab, meski memeliharanya tidak sulit, hewan ini gampang stres. Makanya, syarat pertama memelihara hewan ini adalah paling sedikit memiliki dua ekor, agar mereka bisa berteman. Jika dipelihara sendirian, biasanya hewan ini gampang stres.

Anakan Laku
Harga hewan ini tergantung dari asalnya. Anakan hasil pembiakan dihargai sampai Rp 750.000 per ekor. Sebab, sugar glider hasil pembiakan biasanya lebih jinak sehingga memudahkan dalam proses bonding atau menjalin ikatan dengan pemiliknya. Adapun sugar glider hasil tangkapan butuh waktu lama menjinakkan, harganya antara Rp 350.000 sampai Rp 450.000.

Si peluncur gula harus dibiarkan dulu dalam kandang selama beberapa hari. Setelah terbiasa, pemilik bisa menawarkan makanan dengan tangannya. Kalau sudah terbiasa dengan bau pemilik, baru hewan menyusui ini bisa dipegang dan diangkat keluar dari kandang untuk diajak bermain dan jalan-jalan.
Pemilik bisa memasukkan sugar glider ke kantong baju atau celana yang tidak terlalu ketat. Kalau sudah akrab, hewan ini bahkan menganggap kantong pemiliknya sebagai shelter dan sangat senang diajak jalan-jalan. “Makanya,sugar glider disebut juga pocket pets,” ungkap July.

Sugar glider cukup bahagia diberi kandang hamster yang banyak tersedia. Harganya sekitar Rp 100.000-an. Cuma, pilih kandang yang tinggi atau memanjang ke atas. Sebab, sugar glider senang memanjang dan meluncur. “Kandang sebaiknya juga dipasangi dahan atau ranting,” katanya.

Di kandang juga harus ada sarang. Bahannya bisa dari pot keramik yang dilubangi, batok kelapa, kayu berlubang, dan pipa paralon. Sarang penting agar hewan ini bisa beristirahat di siang hari tanpa gangguan sinar matahari. Maklum, sebagai hewan nocturnal, sugar glider aktif di malam hari.
Makanan utama sugar glider adalah buah-buahan seperti pisang, apel, mangga, pepaya, melon, semangka, dan lainnya. Cuma, karena membutuhkan protein, hewan ini juga harus diberi serangga seperti ulat, jangkrik, dan belalang. Di alam liar, usia si bajing gula hanya sampai 6 tahun. Jika dipelihara dengan asupan nutrisi yang tepat, “Ia bisa hidup sampai15 tahun,” ujar July.

Setelah betina berumur setahun, sugar glider bisa dikawinkan. Betina mengandung selama 15 hari–17 hari. Setelah lahir, bayi yang disebut joey akan menyusu dan hidup di kantung ibunya selama 4 bulan. Setelah itu, joey baru bisa keluar.
Dalam setahun, betina sugar glider bisa melahirkan 2 kali atau lebih, tergantung perawatan. Tiap melahirkan hanya 1 atau 2 joey yang lahir. Harga joey hasil pembiakan sekitar Rp 600.000–Rp 750.000. 

Kandang Wajib Nyaman
Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk memelihara sugar glider antar lain:

1. Kandang
Prinsipnya, kandang yang digunakan semakin besar dan tinggi akan semakin bagus karena sugar glider sangat menyukai aktivitas memanjat dan melompat. Ukuran kandang bisa digunakan dengan ukuran jeruji yang cukup kecil (< 1,2cm) untuk mencegah sugar glider kabur dari kandang. Di dalam kandang sebaiknya diletakkan cabang/dahan-dahan pohon untuk sugar glider bisa memanjat dan bermain-main. Sebaiknya hindari dahan yang diambil dari tanaman yang menghasilkan getah karena bisa membahayakan kesehatan dari hewan ini. Selain itu bisa diletakkan kotak sarang untuk sugar glider bisa bersembunyi, bahannya bisa dar apa saja , antara lain pot keramik yang dilubangi, kayu berlubang, pipa paralon,dll. Selain itu kandang bisa dilengkapi dengan mainan seperti ‘wheel’untuk hamster dan mainan- mainan lainnya.

Kandang bisa diletakkan di dalam maupun di luar ruangan, hanya saja hindari penempatan kandang dalam ruang ber-ac. Jika diletakkan di dalam, kandang harus sering dibersihkan untuk menghindari bau yang tidak enak (biasanya dari teritorial marking jantan). Jika kandang yang digunakan tidak terlalu besar, biarkan sugar glider untuk bermain-main di luar kandang setiap hari selama beberapa menit (dalam hal ini sudah harus jinak dahulu) dan kalau bisa diletakkan di tempat yang cukup tiggi seperti di atas meja.

2. Makanan dan minuman
Sugar glider juga membutuhkan minuman. Air bersih harus disediakan sepanjang hari, bisa diletakkan dalam wadah kecil yang berat sehingga tidak mudah tumpah pada saat sugar glider bermain2. selain itu makanan yang diberikan bisa berupa buah-buahan dan serangga. Buah yang bisa diberikan seperti pepaya, pisang, anggur, melon, apel, pear, dll sangat disukai oleh sugar glider. Hindari buah yang berasal dari jenis jeruk, alpukat, dan bangsa bawang-bawangan karena bisa membahayak kesehatan sugar glider. Selain itu bisa juga diberikan umbi-umbian seperti bengkoang, wortel rebus, ubi rebus. Sugar glider setiap hari membutuhkan protein dalam jumlah yang cukup besar (mencapai 40%). Oleh karena itu jika memberikan buah2an bisa diberi tambahan berupa serangga (jangkrik, belalang) dan ulat untuk memenuhi kebutuhan proteiinnya. Jenis makanan yang diberikan sebaiknya bervariasi. Misalnya di lakukan rotasi setiap 3 hari, yaitu buah dengan serangga, sayur (wortel rebus) dengan ulat, dan cat food. Jenis ini selalu diberikan secara bergilir untuk memenuhi kebutuhannya. Jika mendapatkan diet yang benar sugar glider akan hidup dengan sehat. Hindari memberikan vitamin kepada sugar glider karena hal ini bisa mengakibatkan sugar glider menjadi bau.

3. Menjinakkan Sugar Glider
Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, SG merupakan hewan yang bersifat sosial sehingga bisa dilatih untuk dekat dengan pemiliknya. Pada hari pertama sugar glider tiba di rumah, sebaiknya dibiarkan dulu selama 1-2 hari untuk beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya sehingga dia tidak merasa asing lagi. Sugar glider juga bisa diletakkan di ruangan di mana kita bisa melakukan aktivitas sehari-hari . Setelah terbiasa, kita bisa mulai mencoba untuk menawarkan ‘treat’ berupa jangkrik atau ulat. Setelah terlihat lebih tenang perlahan masukkan tangan ke dalam kandang, dan makanan diletakkan di atas telapak tangan sampai SG mau menghampiri. Biasanya pada siang hari saat tidur, SG lebih tidak aktif. Perlahan masukkan tangan dan lihat reaksi SG. Jika tidak ada reaksi mengancam, perlahan2 sentuh bagian tubuh SG (dielus perlahan). Cara lain adalah dengan memberikan ?kantung? untuk SG, bisa dari kaos kaki. SG sangat suka bersembunyi di dalamnya. Setelah itu kita bisa membawa SG di dalam kantong tersebut melakukan aktivitas sehari2 kita. SG bisa diletakkan dalam kantong celana yang tidak terlalu ketat. Intinya dibiasakan agar SG kenal dengan bau kita, dan pada saat tidur itu dia merasa cukup tenang. Setelah terbiasa SG biasanya akan lebih ?jinak? dan bisa diajak bermain.

Tupai Terbang

Nama: Glaucomys volans
Harapan hidup: 10-12 tahun
Panjang: 20-25 cm, termasuk ekor
Berat: 56–85 gram
Terdapat banyak spesies tupai terbang, salah satu yang cukup terkenal adalah Southern Flying Squirrel/Glaucomys volans. Nama Glaucomys volans sendiri berasal dari bahasa Yunani ( Glauko = abu-abu, mys = tikus, volans = terbang) yang jika diartikan adalah tikus abu-abu yang bisa terbang.
Meskipun demikian, tupai terbang sebenarnya tidak bisa terbang seperti burung. Hanya satu mamalia yang benar-benar dapat terbang, yaitu kelelawar. Tupai terbang hanya bisa melayang (glide) dari satu pohon ke pohon lainnya ataupun meluncur dari pohon ke tanah tanpa harus mengalami cedera. Kemampuan melayang mereka cukup mengagumkan, pernah tercatat mampu menempuh jarak hingga 90 meter jauhnya. Tupai terbang menggunakan pergelangan tangan mereka sebagai kemudi, sedangkan ekor berbulu mereka digunakan untuk keseimbangan dan rem sebelum pendaratan. VIDEO : Tupai Terbang
Tupai terbang memiliki bulu sangat tebal dengan mata gelap yang sangat besar, karena tupai terbang adalah hewan nokturnal (aktif saat malam). Di bagian sisi tubuh mereka di antara kaki depan dan kaki belakang terdapat membran tipis seperti kulit ditutupi bulu yang digunakan untuk melayang.
Keluarga tupai terbang memiliki banyak jenis yang tersebar di dunia. Diketahui terdapat 15 genus tupai terbang : Aeretes, Aeromys, Belomys, Biswamoyopterus, Eoglaucomys, Eupetaurus, Glaucomys, Hylopetes, Iomys, Petaurillus, Petaurista, Petinomys, Pteromys, Pteromyscus, dan Trogopterus. Yang terbesar adalah spesies tupai terbang berbulu (Eupetaurus cinereus). 

Resume Perbedaan Tupai Terbang dan Sugar Glider

Saat ini, tupai terbang dan sugar glider banyak diperdagangkan sebagai hewan peliharaan. Meskipun memiliki tampilan fisik yang mirip: mata besar, bagian perut berwarna putih, dan membran di sisi tubuh yang dapat digunakan untuk melayang, tupai terbang dan sugar glider adalah berasal dari 2 subclass berbeda, mereka hanya berkerabat jauh bukan satu keluarga. Tupai terbang masuk dalam subclass hewan berplasenta, yaitu hewan yang semasa janin berkembang dalam plasenta di dalam tubuh induknya. Sedangkan sugar glider masuk dalam subclass marsupalia (hewan berkantung), sama halnya seperti kangguru dan koala, dimana janin dikeluarkan dari tubuh sang induk dengan ukuran sangat kecil untuk selanjutnya berkembang dan menyusui di dalam kantong induknya.

Sugar Glider
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Mamalia
Subclass: Marsupialia (hewan berkantung)
Ordo: Diprotodontia
Family: Petauridae
Genus: Petaurus
Spesies: breviceps







Tupai Terbang
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Mamalia
Subclass: Eutheria (hewan berplasenta)
Ordo: Rodentia (hewan pengerat)
Family: Sciuridae (tupai)
Subfamily: Pteromyinae (tupai terbang)
Genus: Glaucomys
Spesies: volans


sumber : Internet 

Saturday, October 20, 2012

Macam Jenis Hamster Peliharaan

Melanjuti postingan malam ini tentang animals, saya tambah lagi salah satu hewan yang gemar dipelihara di Indonesia yaitu Hamster.

Saya sendiri sudah memelihara hamster winter white dan sudah 8 bulan belum beranak juga soalnya yang betinanya mati saat gempa 5 April 2012.

Hamster banyak dipelihara karena prilaku yang menggemeskan, apalagi jika silincah cukup agresif bermain di tempat yang disediakan.






 Ada beberapa jenis hamster yang beredar dipasar Indonesia sbb :

1.  Hamster campbell
Hamster campbell menurutku hamster yang murah, karena harga hamster campbell cuma 20 ribu. jenis hamster campbell merupakan yang saya pelihara dulu, menurutku sangat enak dan cocok untuk di kembangbiakkan karena sangat mudah beranak dan sekali beranak maka akan menghasilkan 2-10 bahkan lebih bayi hamster. spesifikasi hamster campbell :
        -> umur normal 1-2 tahun
        -> panjang kira-kira 10-15 cm umur dewasa
        -> lama kehamilan kurang lebih 20 hari
        -> lincah karena ukurannya kecil
        -> masa sapih (pemisahan anak dari induknya) 3-4 minggu
        -> macam campbell (albino,panda,black bear,argente,opal,blue)

2.  Hamster roborovski


Hamster roborovski merupakan jenis hamster pelari dan sangat lincah, karena bentuknya yang lebih kecil dari pada capbell sehingga kerjaanya ya lari - lari saja. harga hamster roborovski sekitar 45-75 ribu, tergantung dimana posisinya. hehehe. hamster ini sangat cocok jika mau di buat bisnis, karena harga mahal dan bentuk hamster yang banyak dicari orang, lucu banget sampai - sampai aku saja pengen pelihara ini hamster. Spesifikasi hamster roborovski :
        -> umur normal 3-4 tahun
        -> panjang hamster 4-5 cm
        -> lama kehamilan 23-30 hari
        -> jumlah anak rata - rata 6 ekor
        -> masa sapih 30 hari
        -> macam roborovski (normal,white face)

3.   Hamster syria

Hamster syria ini bentuknya besar banget, kayak tikus got. hehehe kalo yang suka besar - besar ya monggo di pelihara tapi kayaknya hamster jenis ini pemalas dech. kurang lincah, panjang seh bentuknya so jadi males2an. harga hamster syria sekitar 15-30 ribu tergantung jenis dan warnanya. Spesifikasi hamster syria:
        -> umur normal 2-2,5 tahun
        -> panjang 15-20 cm
        -> lama kehamilan sekitar 20 hari
        -> macam syria (short hair,long hair,rex,satin)

4. Hamster winter white

Hamster ini mudah untuk dijinakkan karena sifatnya yang tak suka menggigit dan tidak agresif seperti campbell. Fisiknya hampir sama dengan campbell. Hamster ini cocok untuk pemula. harga hamster winter white berfariasi dari 15 - 75 ribu tergantung jenisnya. Spesifikasi hamster winter white :
         -> umur 1-2 tahun
         -> panjang 7-9 cm
         -> lama kehamilan 15-20 hari
         -> macam winter (normal,safir,pearl,golden)

5.  Hamster panda

Untuk hamster panda ini bentuknya sedikit panjang dan kecil bagus juga persis panda. tidak suka menggigit kayaknya karena temanku melihara ini nggak pernah ke gigit. untuk harga hamster panda untuk sepasang sekitar 70 ribu. Spesifikasi hamster panda:
         -> umur 1-3 tahun
         -> panjang 10-15 cm
         -> lama kehamilan sekitar 20 hari  
Ok. sekian dulu dan terimakasih kepada blog yang sudah saya jadikan referensi

Ciri-Ciri dan Cara Merawat Kucing Anggora

Orang awam sering menggunakan kata ”angora” untuk kucing berbulu panjang. Kesalahan ini mulai terjadi sekitar 250 tahun lalu. Pada saat itu kucing-kucing berbulu panjang banyak terdapat di sekitar kota Angora (sejak tahun 1930 disebut Ankara, Turki) dan Persia (Daerah timur perbatasan turki, sejak 1935 disebut Iran).
Saat itu tidak ada perbedaan besar antara kucing yang hidup di Angora/Ankara dengan Persia/Iran. Sejalan dengan banyaknya pedagang eropa yang berbisnis di timur tengah, semakin banyak kucing asal turki dan persia yang di impor ke benua eropa. Ketika kontes kucing (cat show) mulai diadakan di inggris pada tahun 1870, kategori kucing berbulu panjang sangat populer. Sejak saat itulah sifat-sifat genetik persia dan angora mulai berkembang menjadi lebih murni dan spesifik.
Bentuk tubuh yang besar, tebal, kepala bulat dan badan cobby identik dengan kucing persia. Sementara angora lebih langsing, panjang, lentur & luwes serta kepala berbentuk lancipn (segitiga).
Baru pada tahun 1962 kucing angora masuk secara resmi ke Amerika. Angora pertama kali diakui dan didaftar pada tahun 1973 oleh CFA (Cat Fanciers Association).
Ciri & Bentuk Angora
Kucing ras angora mempunyai ukuran badan sedang, dengan gaya lemah gemulai dan anggun. Badan panjang, langsing, dengan kaki dan ekor panjang. Ekor berbulu tebal dan mengembang seperti ekor musang. Hidung mancung, keseluruhan kepala berbentuk seperti segi tiga, dengan telinga lebar.

Anggora dan Persia jelas bebeda seperti yang dibahas oleh blog
anggora : badan tegap, tinggi dan langsing; bulu hanya panjang disekitar leher, perut dan ekor; muka mancung seperti kucing lokal…
persia : badan pendek dan besar; bulu panjang dseluruh tubuh; muka cenderung pesek

 
8 Cara Memilih dan Merawat Kucing Anggora dikutip dari blog:

1. Persiapkan Kandang dan perlengkapan yang layak agar Anak Kucing bisa hidup Sehat,Nyaman dan Sejahtera.

2.Belilah Kucing Anggora di pusat penjualan kucing angora karena kucing angora bersertifikat. 

3.Dengan anda membeli kucing bersertifikat dari tempat penJual Anak Kucing & Kucing Persia Murah (LO) maka anda dipastikan akan mendapatkan Kucing dengan silsilah yang baik dan dapat dipercaya.

4.Pastikan bahwa kucing yang akan anda beli/adopsi dari penJual Kucing Persia & Jual Kucing sehat bebas dari berbagai macam penyakit.

5.Kucing sehat jika dipegang ekornya, meski sedang tidur, langsung bangun dan waspada. Ini karena, meski kucing menghabiskan 2/3 waktunya untuk tidur, tapi ia hewan yang selalu waspada.

6.Kucing sehat berbulu lebat, semua jenis kucing dapat anda temukan di Kucing Murah. Bila berbulu jarang, apalagi ditambah borok di beberapa bagian kulitnya, keadaan itu menunjukkan bahwa kucing itu menderita sakit kulit.

7.Anak Kucing sehat tak berkutu. Kucing yang berkutu menunjukkan bahwa kemungkinan besar menderita penyakit cacingan.

8.Kotoran kucing sehat padat. Sedangkan kucing sakit, kotorannya encer atau cair.

Landak Mini Peliharaan

Landak Mini Rp. 200.000,-
Landak Mini dapat dengan mudah dikenali dari duri dibadannya, dimana itu merupakan rambut berongga yang keras. Duri-duri mereka tidak beracun atau berkait, dan tidak seperti bulu dari porcupine, duri Landak Mini tidak mudah lepas dari tubuhnya. Pertahanan yang dimiliki dari semua spesies Landak Mini adalah kemampuan untuk menggulung jadi bola duri, sehingga semua duri menghadap keluar semua dan lawannya tidak dapat menyerang. Bila kita sudah terbiasa memegangnya, maka duri-durinya tidak terasa sakit, seperti memegang sikat rambut.
Landak Mini memiliki bentuk badan oval dengan panjang badan antara 15cm – 20cm, dan berat antara 200 gram – 600 gram, kira-kira sebesar marmut, biasanya betina memiliki ukuran badan lebih besar dari pada jantan. Namun ada juga yang bisa tumbuh besar sampai 700 – 900 gram.
Sifat
Landak Mini memiliki sifat “nocturnal” atau aktif pada malam hari, sedangkan pada siang hari mereka cenderung menyembunyikan dirinya ditempat-tempat gelap. Karena sifatnya yang suka sembunyi disiang hari, maka pada tempat pemeliharaanya kita bisa menggunakan Pipa Paralon ukuran 4inci atau talang air yang dipotong sepanjang 20cm, kotak sepatu atau strofoam sebagai tempat untuk landak bersembunyi
Landak Mini adakalanya melakukan ritual menjilat, ketika landak mini ada di tempat yang baru dengan bau lingkungan yang kuat, dia akan mengigiti media disekitarnya dan membentuk buih dari mulutnya dan merekatkan pada duri-durinya dengan menggunakan lidahnya. Tidak diketahui tujuan dari ritual ini, tetapi beberapa pakar percaya ritual ini digunakan untuk mengkamuflase dirinya dengan area yang baru tersebut.
Apabila Landak Mini digabung dengan binatang peliharaan yang lain, termasuk kucing dan anjing. Ada kemungkinan mereka terancam oleh bintang-binatang ini, namun Landak Mini dapat menggulung diri menjadi bola duri sampai ancaman tersebut hilang. dan Landak Mini cukup bisa membela diri terhadap tikus yang mencoba memakannya, kecuali apabila Landak Mini masih kecil/ bayi.
Landak mini sebaiknya dipelihara disuhu 21 – 27′C, apabila terlalu dingin maka landak mini ini akan masuk dalam proses hibernasi.
MAKANAN
Meskipun diklasifikasikan sebagai insectivora (pemakan serangga), namun Landak Mini dapat pula diberikan pakan buatan seperti pakan kering anjing dan kucing, namun sebaiknya ditambahkan pula variasi lain seperti ulat hongkong, ulat jerman, jangkrik dan serangga lainnya. Sebaiknya tidak memberikan susu kepada Landak Mini karena usus mereka sensitif terhadap susu dalam jumlah yang banyak.
Pemberian pakan sebaiknya menggunakan mangkuk yang digunakan untuk pakan anjing/kucing, atau bisa juga menggunakan asbak rokok. sehingga tidak mudah terbalik ketika mereka sedang makan, atau dapat pula dibuat sendiri menggunakan kaca yang dibentuk menjadi kotak dengan ketinggian 5cm.
Selalu sediakan air minum dalam jumlah yang cukup. Landak mini dapat diajar untuk minum dari botol minum yang biasa digunakan utk hamster. Ini lebih baik dibandingkan pemberian minum dalam mangkuk terbuka, karena biasanya landak mini seringkali mengotori air minumnya tanpa mereka sadari
. sumber

Flying Squirrel si Tupai Terbang Melayang Di Malam Hari

Tupai Terbang Rp. 100.000,-
Flying squirrel(tupai terbang)/sugar glider punya kemampuan unik yang istimewa. Ia adalah satu-satunya jenis tupai yang bisa melayang di udara. Keistimewaan ini didukung perangkat “glider” berupa lapisan kulit di sisi kiri dan kanannya yang menghubungkan kaki depan dan belakangnya. Saat si tupai meregangkan keempat kakinya, lapisan kulit ini pun terkembang bagai sayap parasut, yang membuatnya mampu melayang di udara.
Tupai terbang begitulah ia disebut, selalu menggunakan keistimewaan ini sepanjang hidupnya. Digunakan untuk berpindah tempat dari satu pohon ke pohon yang lain. Lalu ekornya yang cenderung lepes menjadi kendali prima arah penerbangannya. Gaya terbang khasnya bukanlah lurus segaris tapi membuat gerakan nyaris melengkung. Polanya, setelah melompat dari satu pohon ia membuat satu “tukikan” lalu melayang lurus, barulah membuat gerakan naik dan hup… mendarat di sasaran dengan menancapkan “roda pendarat” berupa cakar kuat yang tajam di keempat kakinya!
Fantastik! Decak kagum peneliti untuknya. Catatan rekor ketinggian terbang si tupai penghuni belantara Asia, Eropa, dan Amerika Utara ini dibukukan setinggi hampir 50 meter.

Hanya Melayang
Begitupun, tupai terbang sesungguhnya bukanlah benar-benar terbang. Lebih tepat jika disebut sebagai tupai pelayang (gliding squirrel). Namun “apalah arti sebuah nama…” yang jelas tupai dari keluarga Sciuridae ini bisa melayang di udara.
Rahasia kemampuan melayang hewan ini adalah lapisan kulit tipis yang bisa mengembang dan dilipat (mirip sayap kelelawar). Sayap “glider” ini disokong dengan anatomi tubuh dan struktur tulang si tupai yang ringan namun kuat.
Lahir sebagai hewan yang amat lemah, buta dan tanpa bulu, ia menghabiskan beberapa masa bayinya di dalam lubang-lubang pohon sebagai sarang yang disediakan induknya. Biasanya satu indukan bisa melahirkan dua atau tiga anak.
Menginjak usia enam minggu, tupai terbang muda akan mulai melakukan “penerbangan” pertamanya. Ia keluar dari lubang pohon dan mencari pijakan yang mantap dari ketinggian pepohonan, mencoba-coba mengembangkan parasutnya. Setelah “pemansan” yang cukup ia akan melompat dan melayang sendirian. Jika sudah pernah melayang sekali saja, tupai-tuipai muda akan mulai bertualang. Mecoba melayang lagi dan lagi… hingga ia dewasa.
Cukup mudah untuk mengenali si tupai terbang yang banyak mendiami hutan-hutan Asia bagian selatan ini. Tubuhnya berukuran rata-rata 20 cm plus 15 cm bagian ekor. Tetapi ada beberapa spesies yang lebih besar dari ini, seperti tupai-tupai terbang Asia yang bisa mencapai panjang 1,2 meter. Berat rata-rata tupai-tupai terbang ini antara 22 gram – 2,5 kg.
Tupai ini punya mata membulat yang besar dan cakar tajam di ujung jemarinya. Ciri khasnya: lapisan kulit “berlipat” di sisi kiri dan kanan di antara kaki depan dan belakangnya.
Ada 43 spesiesnya yang tersebar di hampir semua belahan dunia. Yang menjadi tokoh utama kita kali ini adalah tupai terbang biasa yang menyandang nama latin Glaucomys sabrinus. Tetapi dalam identifikasi ilmiah, yang paling besar di kelompok hewan yang mahir memanjat pohon ini adalah tupai terbang berbulu lebat – woolly flying squirrel (Eupetaurus cinereus). Ada juga yang menjadi hewan asli teritori tertentu seperti spesies Glaucomys sabrinus dan Galucomys volans sebagai penghuni asli Amerika Utara, dan tupai terbang Siberia (Pteromys volans) yang “penduduk asli” Eropa wilayah Utara.

Nokturnal
Hewan pengerat yang suka bersuara ribut ini punya banyak ragam warna. Umumnya paduan bulu coklat dan abu-abu. Tetapi ada varian lain yakni abu-abu melulu atau bulu merah kecoklatan di bagian atas dan putih kotor atau krim cerah di bagian bawahnya. Warna-warna ini mungkin menjadi bagian dari sistem pertahanan dan kamuflase (penyamaran) di alam liar.
Mengandalkan sumber makanan berupa berbagai jenis tanaman, biji-bijian, kacang-kacangan, dedaunan, ranting muda, pucuk tanaman, bunga dan akar-akaran. Atau menyelingi menu hariannya dengan aneka serangga, telur, cacing, burung-burung kecil, dan hewan lain yang ukuran tubuhnya kecil. Sesekali juga, tupai terbang akan menyeret bangkai. Jadilah ia hewan omnivora (pemakan segala), paduan herbivora dan karnivora.
Namun berbeda dengan bangsa tupai lain yang beraktivitas di sianbg hari. Spesies tupai-tupai terbang adalah hewan malam (nokturnal). Ia akan menunggu gelap menjelang untuk melakukan perburuan, mencari makan, dan mengisi hari-harinya. Sementara di siang hari ia suka tidur di sarangnya. Lubang-lubang pohon yang gelap, hangat, dan nyaman. Karena itulah sejak lama para penjelajah hutan jarang melihat tupai terbang di siang hari.
Indera dan semua sensor hewan ini sangat peka dikegelapan. Dengan sistem “navigasi” dan “penginderaan malam” ia melayang dari satu pohon ke pohon lain. Sifat ini membuat para ahli menggolongkannya sebagai hewan nokturnal arboreal. Artinya hewan malam yang menghabiskan waktunya di ketinggian pepohonan dan jarang turun ke darat.
Walau bergerak di malam hari, tupai-tupai terbang punya musuh yang juga tergolong hewan nokturnal. Di dalam gelap, perjuangan untuk bertahan hidup dilakukan. Menghindari jenis predator alaminya seperti ular arboreal, rakun, burung hantu, cayote, rubah, weasel, burung malam, bahkan kucing rumahan.
Jika nasibnya baik, tupai-tupai terbang mampu bertahan hidup sampai usia 15 tahun. Di Indonesia, tupai-tupai terbang tersebar di hampir semua pulau-pulau besar seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Jawa. Tetapi tak pernah ditemukan di Papua. Di negeri ini ia punya nama khusus yaitu “bajing loncat” atau “bajing terbang”.
Bahkan di Kalimantan, ada bajing terbang ada yang berukuran “raksasa” sampai 1,3 meter. Dialah tupai terbang merah raksasa (Petaurista petaurista) yang mampu meluncur dan melayang sejauh 450 meter di kegelapan malam! (berbagai sumber)